Rabu, 10 Maret 2010

PERSAINGAN BURSA SEKDAKAB MAGETAN SEMAKIN KETAT

Magetan, MN
Setelah terlempar beberapa nama untuk memperebutkan kursi Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, misi saling menjatuhkan lawanpun juga sudah mulai dimainkan dengan intrik politik kotor. Wacana tersebut sudah dibaca publik siapa yang memainkan bola api tersebut semula nampak adem ayem namun toh akhirnya juga mulai hangat. Unsur dendam pribadipun juga sempat dibawa – bawa untuk menjatuhkan pesaingnya. Abdul Aziz salah satu calon yang turut ambil bagian dalam pencalonan bursa tersebut akhirnya angkat bicara terkait masalah persaingan dalam memperebutkan kursi Sekda tersebut, ”Kami salah satu orang yang disebut – sebut sebagai calon atau kandidat yang turut meramaikan bursa Sekda memang betul, karena saya siap apabila benar dapat amanat untuk menduduki jabatan tersebut karena bagi saya Jabatan adalah amanat bukan berarti jabatan adalah sudah merupakan segala – galanya sehingga menghalalkan segala cara dalam rangka mendapatkan jabatan tersebut, memang didalam mengharapkan sebuah tujuan harus diawali dengan sebuah Do’a, usaha, ikhtiar dan tawakal kalau jalan tersebut sudah ditempuh tinggal kehendak yang diatas sana bukan urusan kita lagi. Dan dalam bersaing kami pakai cara yang damai dan sportif kami junjung tinggi. Tidak perlu saling menjatuhkan kelemahan lawan karena siapapun kalau dicari kelemahannya pasti akan nampak kesalahan begitu pula kalau yang dicari kebaikannya akan nampak pula kebaikannya, tinggal kita yang menentukan. Begitu pula saya nanti apabila sudah tiba saatnya terlepas saya berhasil atru tidak saya tetap akan bergandengan tangan dan berjabat tangan karena siapapun nantinya yang jadi adalah team work dalam sebuah system birokrasi”,ujar Azis serius.
Joko Purnama ketua PDPM Magetan menyikapi suhu politik yang nampak hangat ini berharap kepada para pihak agar bermain yang sportif menunjukan sikap kesatria bersaing yang sehat jangan saling menjatuhkan lawan dan jangan menggunakan politik kotor karena siapapun nanti adalah teman kerja dan team work dalam sebuah birakrasi. Karena jabatan Sekda adalah bukan jabatan politik jangan larut terbawa arus dalam sebuah arus politik. Karena kalau muncul persaingan yang tidak sehat mau dibawa kemana Magetan kedepan kalau dalam rumah tangganya sudah tidak harmonis.Jabatan Sekda adalah merupakan penyempurna dari langkah pemikiran Bupati dan menutupi kekurangan dan kelemahan dari Bupati. Dan bagian yang lain merupakan perabot yang vital dalam pemerintahan sehingga diperlukan keharmonisan.(KS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Family & Friends of Magetan News Team